Website VS Marketplace: Pilihan atau Sinergi?
AYOO………..PILIH YANG MANA??????
Jualan dari Website sendiri atau melalui marketplace? - Helllooooo…. Para pencari receh, kembali lagi dengan gue di sini yang jelas di Rumah aja….. Tetap jaga kesehatan dan selalu produktif di rumah ya semoga polemik Covid19 ini atau di kenal dengan nama Corona segera selesai dan kita semua bisa beraktifitas seperti sediakala. Sekarang ini gue mau ngebahas tentang era sekarang ini yaitu era indusri 4.0 dan perkembangan website yang begitu pesat, semakin merajalela di seluruh dunia. Ayoooooo kita kupas satu per satu tetang Website VS Marketplace.
Jualan dari Website sendiri atau melalui marketplace? - Apa Itu Website? - Website dapat diartikan sebagai suatu beberapa kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi akan teks, data, gambar diam ataupun gambar bergerak, data animasi, suara, video maupun gabungan dari semuanya, baik itu yang bersifat statis maupun yang dinamis, dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink.
Jualan dari Website sendiri atau melalui marketplace? - Apa Itu Marketplace? - marketplace adalah sebuah pasar yang memfasilitasi banyak pedagang dan pembeli untuk melakukan transaksi penjualan. Marketplace merupakan sebuah tren bisnis e-Commerce dimana mengajak beberapa pelaku usaha untuk berjualan dalam sebuah website, sehingga banyak pembeli bisa memilih barang yang mereka cari dari berbagai macam toko melalui browser atau juga aplikasi mobile.
Website VS Marketplace: Pilihan atau Sinergi? - Kalau bikin website sendiri, bisa dibilang anda mempunyai marketplace sendiri. Mulai dari hosting, domain, template dan sebagainya anda yang mengatur sesuai keinginan sendiri dan tentunya harus beli.
Kalau marketplace, anda harus mengikuti ketentuan mereka dan tidak perlu bayar hosting, domain dan sebagainya. Anda sudah bisa langsung berjualan. Kalau website anda harus menyiapakan segala yang dibutuhkan untuk membuat website.
Sampai sini paham? Kalau belum, ilustrasinya begini, marketplace itu bagaikan kosan, anda bisa tinggal di kosan tersebut tapi kosan itu bukan milik anda, melainkan milik orang lain. Kalau website pribadi, anda adalah pemilik rumahnya.
Website VS Marketplace: Pilihan atau Sinergi? - Mana yang lebih Praktis? - Jawabannya sudah jeas marketplace, karena anda tinggal daftar dan langsung bisa berjualan. Kalau bikin website sendiri, ribetnya bukan main. Anda perlu beli hosting, domain dan menyiapkan template (tampilan) website.
Jika anda tidak berpengalaman dalam membuat website, nanti bisa repot. Belum lagi urusan server kalau sudah down, nanti anda pusing sendiri. Jualan anda akibatnya bisa terganggu dan pelanggan bakalan banyak yang kabur.
Kecuali anda mau nyewa jasa orang yang ahli di bidang website design dan developer. Tapi nyewa jasa mereka biayanya tidaklah murah.
Kalau jualan di marketplace anda tidak perlu pusing ngurusin server, hosting dan sebagainya. Tinggal jualan dan kemudian duduk manis nunggu orderan.
Website VS Marketplace: Pilihan atau Sinergi? - Mana yang lebih efektif dan menghasilkan?
Untuk pertanyaan ini, jawabannya bisa dua, bisa marketplace dan bisa website sendiri. Kalau anda budgetnya minim dan jualannya di skala menengah ke bawah, lebih baik gunakan marketplace. Terlebih lagi marketplace seperti Tokopedia, Shopee atau Bukalapak itu visitornya tinggi. Jadi kemungkinan toko anda bakalan banyak pelanggannya.
Tapi kalau anda mau menawarkan barang atau jasa dengan merek anda sendiri serta khusus dengan harga yang agak tinggi, lebih baik pake website. Dengan syarat kamu sudah berpengalaman di bidang website atau punya pekerja yang ahli di bidang tersebut.
Anda juga harus mikirin bagaimana caranya mendatangkan pengunjung ke situs anda. Salah satu caranya yaitu dengan paid promote, entah itu dengan cara endorse di Instagram atau main Facebook Ads. Kalau anda sudah dapat trusted dari customer, website anda akan ramai dikunjungi. Omsetnya juga jelas bisa lebih tinggi dari yang jualan di marketplace.
Hanya saja itu dia ribetnya kalau bikin website sendiri. Jika tidak punya tim IT dan advertising, bakalan sulit mengembangkan website untuk jualan.
Tapi sarannya untuk awal-awal pake marketplace dulu. Jika sudah mau scale up dan sudah punya produk yang bermerek, anda baru bisa membuat website sendiri. Main dua-duanya juga lebih bagus.
Sekian pembahasan kali ini. Untuk menentukan mana yang lebih baik antara website sendiri dan marketplace, silahkan anda yang nilai sendiri.



0 Komentar